SAWAHLUNTO — Langkah Pemkot Sawahlunto dalam mendigitalisasi layanan publik terus dimatangkan. Kegiatan sosialisasi sekaligus uji coba aplikasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di Aula SKB, Rabu (20/5), dinilai sebagai langkah krusial untuk memetakan potensi kendala teknis dan meminimalkan kebingungan pengguna baik pihak sekolah maupun orang tua murid sejak dini.
Mengingat peluncuran resmi aplikasi ditargetkan pada Juni 2026, sisa waktu satu bulan ke depan akan difokuskan pada tahap fine-tuning sistem berdasarkan hasil evaluasi uji coba lapangan tersebut.
Terdapat tiga fokus utama yang akan dikejar oleh tim teknis pasca-sosialisasi ini:
Penyempurnaan Antarmuka (UI/UX): Menyederhanakan alur pendaftaran agar ramah pengguna (user-friendly), terutama bagi masyarakat awam yang mengakses via smartphone.
Simulasi Beban (Stress Testing) Memastikan ketahanan kapasitas server saat menghadapi lonjakan trafik di hari pertama pendaftaran.
Edukasi Publik Menyusun panduan praktis berupa infografis atau video tutorial singkat guna memandu alur pendaftaran masyarakat.
Sinergi lintas sektoral antara Diskominfo sebagai penyedia teknis dan Dinas Pendidikan sebagai motor lapangan menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Dengan persiapan yang matang, teknologi diharapkan hadir sebagai solusi nyata yang mempermudah proses administrasi, bukan justru mempersulit masyarakat.(van_kominfoSwl)