Coverage Share BPJS Ketenagakerjaan Sawahlunto Tertinggi di Sumbar
Pemerintahan

Coverage Share BPJS Ketenagakerjaan Sawahlunto Tertinggi di Sumbar

Jumat, 17 Mei 2024 Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Sawahlunto

SAWAHLUNTO - Angka coverage share BPJS Ketenagakerjaan Kota Sawahlunto, Sumatera Barat sudah mencapai 105 persen atau tercatat paling tinggi di Provinsi.


Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Solok Maulana Anshari Siregar, di Sawahlunto, Kamis menyampaikan terhitung per Maret 2024 angka coverage share Kota Sawahlunto yaitu 105 persen.


"Kami bangga dan mengapresiasi pertumbuhan coverage share Sawahlunto yang sangat signifikan. Ini menjadi wujud nyata komitmen Pemkot dan kesadaran masyarakat dalam mendukung instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 tentang optimalisasi pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan," kata dia.


Ia menyebut Sawahlunto juga sudah masuk dalam kategori daerah yang sukses mencapai Universal Labour Coverage (ULC), artinya Sawahlunto sudah berhasil mencapai target cakupan tenaga kerja yang memperoleh perlindungan sosial. 


"Beberapa minggu yang lalu, Pemkot Sawahlunto juga sudah melanjutkan perjanjian kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan terkait Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) terhadap tenaga kerja mandiri/sektor informal melalui dana Desa dan Kelurahan," katanya.

Namun meski sudah mencapai coverage share tertinggi di Provinsi, Maulana Anshari menyebut tetap masih ada potensi perlindungan BPJS Ketenagakerjaan yang bisa ditingkatkan Pemkot Sawahlunto.

Sementara Penjabat (Pj) Wali Kota Sawahlunto Fauzan Hasan menyebut pihaknya menyadari jaminan perlindungan dalam bekerja ini memiliki arti penting, tidak hanya terhadap pekerja yang bersangkutan namun juga bagi keluarga mereka.

"Karena itu Pemkot Sawahlunto berkomitmen selalu dukung dan fasilitasi bagaimana BPJS Ketenagakerjaan ini berkembang lancar dan baik. Alhamdulillah sekarang salah satu buah dari perjuangan mendukung BPJS itu yakni angka coverage share yang tertinggi di Provinsi Sumbar," kata dia.

Ia menambahkan, selain dari dana Desa dan Kelurahan, Pemkot Sawahlunto juga memfasilitasi premi ketenagakerjaan bagi pekerja rentan di kota itu melalui CSR perusahaan dan sinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas).

"Sekarang pekerja sektor informal di Sawahlunto yang sudah dilindungi BPJS Ketenagakerjaan adalah ; tenaga keagamaan, tukang ojek, lembaga adat (LKAAM, KAN dan Bundo Kanduang) dan lain-lain. Untuk jumlah pesertanya itu setiap tahun kita upayakan agar bisa terus bertambah," ujarnya merinci.

Berita Populer


Wujudkan Kota Aesthetic dan Futuristik, Pemko Sawahlunto Bahas Penataan Kabel Kawasan Kota Tua
Pemerintahan
Wujudkan Kota Aesthetic dan Futuristik, Pemko Sawahlunto Bah...
03 Jun 2026 Baca Selengkapnya
Edukasi Gerakan Indonesia Asri dan Ekoteologi di MAN Sawahlunto, DPKP2LH Ajak Generasi Muda Bangun Gerakan Peduli Lingkungan
Pendidikan
Edukasi Gerakan Indonesia Asri dan Ekoteologi di MAN Sawahlu...
15 Jul 2026 Baca Selengkapnya
Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemerintah Kota Sawahlunto Tegaskan Komitmen " Asta Cita" Dan Perdamaian Dunia
Pemerintahan
Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemerintah Kota Sawahlunto T...
01 Jun 2026 Baca Selengkapnya
Rapat Transformasi  Digital Pajak BPJT Makanan dan Minuman di Ruang Rapat M. Ya min Balai Kota Sawahlunto
Pemerintahan
Rapat Transformasi Digital Pajak BPJT Makanan dan Minuman d...
05 Jun 2026 Baca Selengkapnya