Sawahlunto, Senin, 5 Januari 2026 — Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, melantik dan mengambil sumpah jabatan 16 pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kota Sawahlunto. Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya penataan dan penguatan birokrasi daerah.
Wali Kota Riyanda menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan dinamika yang wajar dalam pemerintahan, namun memiliki makna strategis sebagai langkah penataan ulang sumber daya aparatur agar birokrasi bekerja lebih efektif dan selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Ia menjelaskan bahwa penempatan pejabat pada posisi yang tepat diarahkan untuk mendorong percepatan kinerja yang lebih maju, terukur, dan berkualitas, khususnya dalam memastikan program pemerintah berjalan fokus serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Wali Kota juga menekankan pentingnya penguatan sumber daya aparatur di tengah tantangan penurunan kapasitas fiskal daerah, baik dari sisi APBD maupun berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat. Kondisi tersebut menuntut birokrasi untuk bekerja lebih cermat, efisien, dan adaptif.
Menurutnya, penyegaran dan penataan ulang pejabat pimpinan tinggi pratama ini memiliki nilai strategis dalam memperkuat kepemimpinan perangkat daerah, terutama dalam mengelola keterbatasan anggaran tanpa menurunkan kualitas pelayanan publik.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota meminta para pejabat yang dilantik untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan program prioritas di perangkat daerah masing-masing, meningkatkan kompetensi manajerial, serta mendorong kinerja organisasi yang responsif, adaptif, dan berdampak nyata sejalan dengan semangat Sawahlunto Maju.