Sawahlunto, Senin, 19 Januari 2026 — Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, beraudiensi dengan perwakilan usaha Tenun Jembatan Merah Silungkang guna membahas perkembangan, tantangan, serta peluang penguatan industri tekstil lokal khas Sawahlunto.
Audiensi tersebut menjadi ruang dialog langsung antara Pemerintah Kota Sawahlunto dan pelaku usaha tenun, dalam rangka menyerap aspirasi lapangan sekaligus merumuskan langkah dukungan yang realistis dan berorientasi pada keberlanjutan usaha.
Dalam pertemuan itu, Wali Kota Riyanda menyampaikan sejumlah alternatif dukungan, khususnya pada aspek pemasaran, agar kain tenun Silungkang semakin dikenal luas dan mampu menjangkau pasar yang lebih besar.
Salah satu langkah yang dibahas ialah sinergi promosi melalui Dinas Pariwisata bersama para content creator Sawahlunto, dengan memanfaatkan media digital untuk memperkuat branding, nilai budaya, serta daya tarik kain tenun Silungkang.
Sementara itu, perwakilan usaha Tenun Jembatan Merah Silungkang menyampaikan usulan agar kain tenun lokal dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakaian seragam ASN maupun pelajar sekolah. Upaya tersebut dinilai dapat memperluas pasar sekaligus menjaga kesinambungan produksi para pengrajin.
Menanggapi usulan tersebut, Wali Kota Riyanda menyatakan akan mempertimbangkannya lebih lanjut, termasuk melalui kemungkinan penerbitan surat edaran. Langkah ini diharapkan menjadi bentuk keberpihakan konkret terhadap produk lokal, yang tidak hanya memperkuat identitas budaya daerah, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi para pengrajin dan masyarakat Silungkang.