Sawahlunto—sebuah kota sejarah yang punya cara unik untuk merasa "hidup" justru saat suasananya tenang.
Terminal, yang biasanya menjadi simbol keberangkatan dan perpisahan, justru berubah fungsi menjadi simbol kepulangan dan koneksi bagi anak mudanya.
Bangku-bangku terminal menjadi saksi, memberikan nyawa pada benda mati, sejarah kecil sedang ditulis di sana setiap malam.
Malam berjalan lebih pelan sangat efektif untuk menggambarkan suasana kota kecil yang jauh dari hiruk-pikuk kota metropolitan.
Dari ungkapan ini menggambarkan bahwa, di setiap sudut Kota Sawahlunto akan memanjakan setiap tamu yang berkunjung ke Kota Sawahlunto, melalui suasana yang sejuk dan nyaman di kala malam hari, bangunan infrastruktur yang unik dan memanjakan mata, dan tak ketinggalan suguhan kuliner khas daerah Sawahlunto yang sangat mudah untuk di dapatkan pengunjung
Para pembaca yang budiman, berkunjung lah ke Sawahlunto, Kota unik dan multi etnis warisan dunia, (ane)