SAWAHLUNTO – Memasuki hari kedua Festival Literasi Kota Sawahlunto Tahun 2026, Kamis (15/10/2026), berbagai kegiatan edukatif dan hiburan digelar untuk meningkatkan budaya literasi sekaligus memberikan ruang bagi kreativitas dan pengembangan potensi masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali pada pagi hari dengan bimbingan teknis (bimtek) literasi. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas peserta dalam mendukung pengembangan budaya literasi.
Selanjutnya, festival diisi dengan lomba mewarnai yang diikuti anak-anak dari Sekolah Luar Biasa (SLB). Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas dan imajinasi, sekaligus mendorong terciptanya ruang kegiatan yang inklusif bagi seluruh peserta.
Suasana festival semakin semarak dengan penampilan kesenian dari sejumlah sekolah. Berbagai pertunjukan yang ditampilkan menjadi ajang bagi para pelajar untuk menunjukkan bakat dan kreativitas, sekaligus sebagai bentuk apresiasi terhadap seni dan budaya.
Selain kegiatan edukatif dan pentas seni, pengunjung juga dihibur dengan penampilan musik dari Kuali Band yang turut menambah kemeriahan Festival Literasi Sawahlunto 2026.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Sawahlunto berharap Festival Literasi tidak hanya menjadi sarana untuk menumbuhkan minat baca dan memperluas wawasan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda dan anak-anak berkebutuhan khusus, untuk berkreasi, berkarya, dan mengembangkan potensi diri.
Festival Literasi Kota Sawahlunto Tahun 2026 menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat melalui kegiatan edukatif, kreatif, dan inklusif.