Sawahlunto 31 Juli 2026, Perkembangan teknologi telah mengubah wajah kehidupan keluarga. Gawai dan internet kini menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian anak. Di satu sisi, hal ini membuka akses luas terhadap informasi dan pembelajaran. Di sisi lain, ia menghadirkan tantangan baru bagi orang tua: bagaimana memastikan anak tumbuh cerdas, berkarakter, dan terlindungi di ruang digital.
Menyadari pentingnya peran keluarga dalam menjawab tantangan tersebut, Tim Penggerak PKK Desa Silungkang Tigo menyelenggarakan Lomba Bermain Peran PAAREDI Tahun 2026.
PAAREDI adalah singkatan dari Pola Asuh Anak Era Digital — sebuah program strategis yang bertujuan memperkuat kapasitas orang tua dalam mendampingi anak di tengah derasnya arus informasi.
Sinergi dan Kolaborasi untuk Desa Berdaya
Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari kolaborasi multipihak. Lomba ini terselenggara berkat sinergi antara Pemerintah Desa Silungkang Tigo, Tim Penggerak PKK Desa, serta Mahasiswa KKN Universitas Andalas dan Universitas Negeri Padang yang bertugas di wilayah kita.
Dukungan program ini juga tidak lepas dari peran para sponsor dan mitra yang telah memberikan kontribusi dan support lebih, baik dalam bentuk dana, fasilitas, maupun dukungan moral. Kolaborasi ini membuktikan bahwa membangun keluarga dan desa yang tangguh adalah tanggung jawab bersama.
Melalui kebersamaan ini, kami berharap pesan PAAREDI dapat menjangkau lebih luas dan berdampak nyata bagi seluruh keluarga di Silungkang Tigo.
Karena edukasi paling efektif adalah ketika ia dirasakan, bukan hanya didengar.
Melalui metode bermain peran, para kader PKK dari setiap dusun di Desa Silungkang Tigo menampilkan simulasi persoalan nyata: mulai dari manajemen waktu layar, pemilihan konten, komunikasi orang tua-anak, hingga membangun "kesepakatan digital" di dalam rumah.
Setiap adegan dirancang bukan untuk menghakimi, melainkan untuk menginspirasi. Menunjukkan bahwa solusi selalu ada ketika ada kemauan untuk hadir, mendengar, dan mengarahkan.
Tujuan Kegiatan
1. Meningkatkan literasi digital orang tua agar mampu menjadi pendamping dan teladan bagi anak
2. Menguatkan implementasi 10 Program Pokok PKK, khususnya di bidang pendidikan dan pengembangan kehidupan berkoperasi
3. Mengidentifikasi dan membina kader terbaik yang akan mewakili Desa Silungkang Tigo pada lomba tingkat Kecamatan
4. Membangun ekosistem keluarga yang sehat digital, di mana teknologi digunakan sebagai sarana tumbuh, bukan sebagai pengganti peran orang tua
Lomba ini menjadi ruang belajar bersama. Ruang di mana kita diingatkan kembali bahwa rumah adalah sekolah pertama, dan orang tua adalah guru utama.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Desa Silungkang Tigo berkomitmen melahirkan generasi yang tidak hanya cakap teknologi, tetapi juga beradab dan berkarakter.Karena masa depan bangsa dimulai dari ruang tamu kita hari ini.Jar_Kominfo_Swl