Bersama Masyarakat, Pemerintah Kota Sawahlunto Solid Merencanakan Pembangunan dengan Segala Keterbatasan
Pemerintahan

Bersama Masyarakat, Pemerintah Kota Sawahlunto Solid Merencanakan Pembangunan dengan Segala Keterbatasan

Kamis, 05 Februari 2026 Admin Kota Sawahlunto

Sawahlunto,5/1/2026 Wali Kota Sawahlunto menyempatkan hadir di acara musrenbang yang dilaksanakan di 4 Kecamatan se Kota Sawahlunto, dalam pidatonya, Walikota Riyanda Putra mengungkapkan bahwa transisi dari perencanaan ke realisasi mulai membuahkan hasil, ​dari analisis capaian kinerja (Data BPS 2025) tahun pertama RPJMD 2025-2029 menunjukkan tren positif pada indikator makro. 

Indikator Capaian Awal Capaian 2025 Status

Tingkat Pengangguran Terbuka 5,55% menjadi 4,64% (sangat baik di data menurun signifikan), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 76,68 meningkat pada angka 77,05 (Meningkat dan kategori Tinggi), Angka Kemiskinan - 2,72% terendah di provinsi Sumatera Barat. 

Dari capaian hasil ini yang di ungkapkan dalam pidato Wali kota ini, tergambar jelas bahwa Konteks Perencanaan RKPD 2027

​Musrenbang di Kota Sawahlunto bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan jembatan untuk mewujudkan visi "Sawahlunto Kota Wisata yang Estetik, Futuristik, Hidup dan Menghidupi".

​Partisipatif dan Aspiratif sesuai Permendagri 86/2017, suara dari level kecamatan menjadi "bahan bakar" utama agar pembangunan 2027 tidak melenceng dari kebutuhan riil masyarakat.

​Tahun Ke-2 RPJMD Ini adalah fase krusial untuk melakukan scaling up (perluasan) program-program yang berhasil di tahun pertama. Jika tahun pertama adalah fondasi, tahun kedua (perencanaan untuk 2027) adalah fase penguatan infrastruktur dan ekosistem wisata.

​Dalam pidato nya, wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra juga menyampaikan bahwa Tahun 2025 Kondisi keuangan Daerah mengalami penurunan, berdasarkan keputusan menteri keuangan nomor 9 Tahun 2025, tentang penyesuaian rincian alokasi transfer ke daerah, Kota Sawahlunto terdampak pengurangan dana transfer dari Pemerintah pusat sebesar 35,09 Milyar dan di tahun 2026 ini jumlah pengurangan dana transfer keuangan daerah dan dana desa berkurang sebanyak 93 Milyar rupiah. 

Hal ini pasti berdampak kepada rencana daerah dalam melaksanakan pembangunan, banyak rencana pembangunan yang sudah disepakati mungkin akan ditinjau lagi, guna menyelaraskan pembangunan dengan kemampuan keuangan daerah, meskipun demikian wali kota Sawahlunto tetap optimis, dengan mengajak seluruh aparatur Pemerintahan lebih kreatif dan inovatif serta harus berusaha meningkatkan kolaborasi dengan Pemerintahan Pusat, Provinsi serta CSR dari perusahaan-perusahaan swasta, "dengan adanya musrenbang tingkat kecamatan ini, dan di sinilah wadahnya kita harus duduk bersama, bermusyawarah, tidak hanya merencanakan pembangunan tetapi sejalan dengan itu, kita dapat menggali apa yang kita punya, untuk mengatasi keterbatasan hari ini agar rencana pembangunan di Kota Sawahlunto ini tetap berjalan meskipun tidak seideal yang sudah kita rencanakan" Ujarnya.(eng_KominfoSwl)

Berita Populer


Sawahlunto Tuntaskan Penilaian Adipura Tahap II 2025 di Tengah Guyuran Hujan
Monitoring
Sawahlunto Tuntaskan Penilaian Adipura Tahap II 2025 di Teng...
27 Nov 2025 Baca Selengkapnya
Sawahlunto Tuntaskan Penilaian Adipura Tahap II 2025 di Tengah Guyuran Hujan
Monitoring
Sawahlunto Tuntaskan Penilaian Adipura Tahap II 2025 di Teng...
27 Nov 2025 Baca Selengkapnya
PKPU Nomor 3 Tahun 2025 Ditetapkan, Ketua DPRD  Kota Sawahlunto Ikuti Sosialisasi
Pemerintahan
PKPU Nomor 3 Tahun 2025 Ditetapkan, Ketua DPRD Kota Sawahlu...
17 Des 2025 Baca Selengkapnya
Sertijab Kepala Dinas PKP2LH Sawahlunto, Maizir, ST Resmi Gantikan Adrius Putra, S.Pt
Pemerintahan
Sertijab Kepala Dinas PKP2LH Sawahlunto, Maizir, ST Resmi Ga...
08 Jan 2026 Baca Selengkapnya