Sawahlunto, Selasa, 6 Januari 2026 — Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, beraudiensi dengan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri, yang didampingi Kepala Lapas Narkotika Sawahlunto, Ressy Setiawan. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi fungsional antar lembaga.
Audiensi membahas penyesuaian kebutuhan sarana dan prasarana gedung pemasyarakatan agar semakin mendukung fungsi pelayanan, pembinaan, dan pengamanan, seiring dengan dinamika jumlah serta karakteristik warga binaan yang memerlukan pengelolaan secara adaptif.
Selain itu, turut dibahas kebutuhan penambahan personel pemasyarakatan guna menjaga keseimbangan antara aspek keamanan, pelayanan, dan pembinaan, sehingga pelaksanaan tugas pemasyarakatan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Ditjenpas memaparkan berbagai program pembinaan warga binaan melalui kegiatan produktif yang bernilai ekonomis, menyehatkan jasmani dan rohani, serta melatih keterampilan kerja sebagai bekal kemandirian pasca pembinaan.
Salah satu contoh konkret yang disampaikan yakni produksi batik tangsi oleh warga binaan, yang saat ini pemasarannya telah menjangkau antarprovinsi, sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan berbasis produktivitas mampu memberikan nilai tambah ekonomi dan sosial.
Wali Kota Riyanda Putra menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sawahlunto siap bersinergi dengan jajaran pemasyarakatan melalui pemanfaatan peran dan kewenangan masing-masing, sehingga kolaborasi antar lembaga dapat saling menguatkan dan memberikan dampak nyata bagi pembinaan warga binaan serta ketertiban sosial.