Perhelatan akbar tahunan Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (SISSCa) 2026 resmi ditabuh, di bawah komando Sekretaris DPRD, Dedi Syahendry, SSTP, MSi, jajaran Sekretariat DPRD siap mempersembahkan karya terbaiknya dalam ajang bergengsi yang merupakan salah satu agenda wisata internasional andalan Kota Warisan Dunia UNESCO ini.
“Kami di jajaran Sekretariat telah melakukan persiapan matang. Kami ingin menyajikan sebuah mahakarya kreasi Songket Silungkang yang inovatif, elegan, namun tetap sarat akan nilai sejarah warisan leluhur kita. Dan keikutsertaan Sekretariat DPRD bukan sekadar formalitas partisipasi antar-OPD. Lebih dari itu, momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi internal serta menunjukkan dedikasi jajaran sekretariat dalam mempromosikan pariwisata dan membangkitkan ekonomi kreatif Kota Sawahlunto di kancah nasional maupun internasional”, ujar Dedi Syahendry di sela-sela persiapan tim, Sabtu (5/9/2026).
Pada gelaran SISSCa tahun ini yang mengusung tema besar "Songket Innovation in Luxury", Sekretariat DPRD Kota Sawahlunto siap menggebrak panggung karnaval dengan konsep kostum yang sangat filosofis dan megah. Kostum tersebut terinspirasi dari hamparan hutan hijau yang menjadi kekayaan alam Kota Sawahlunto, yang kemudian dibalut dalam kemewahan kain tradisional songket Silungkang.
“Setiap detail atribut busana diwujudkan secara kreatif melalui lembaran-lembaran songket yang ditransformasikan menjadi bentuk pepohonan, dedaunan, hingga ornamen megah yang hidup dan penuh karakter. Keindahan kostum ini semakin terpancar dari kilauan benang songket yang memberikan nuansa elegan, mengumpamakan berkas cahaya matahari yang menembus rimbunnya hutan hijau. Melalui karya ini, Sekretariat DPRD Sawahlunto ingin menampilkan simbol harmoni yang kuat antara kelestarian alam dan warisan leluhur. Busana karnaval ini menjadi perwujudan nyata dari seni tingkat tinggi yang mengubah kain tradisional menjadi mahakarya yang mewah dan memukau para penonton serta dewan juri apalagi ada kejutan diakhir penampilan yang ditutup dengan ceremonial pelepasan burung merpati", ungkap Dedi Syahendry.
Langkah berani ini sekaligus menjadi misi bagi Sekretariat DPRD Kota Sawahlunto untuk mempertahankan, bahkan melampaui, prestasi gemilang mereka pada gelaran SISSCa sebelumnya.
Mengenai hasil, Sekretaris DPRD Kota Sawahlunto, Dedi Syahendry, SSTP, M.si menegaskan kepercayaan penuhnya terhadap proses penilaian yang dilakukan Dewan Juri.
"Apapun hasilnya, kita serahkan kepada Tim Juri yang memiliki kredibilitas dan berkompeten di bidangnya. Ini bukan sekedar pernyataan namun komitmen kita Sekretariat DPRD Sawahlunto yang tidak hanya fokus pada pencapaian juara, tetapi juga menghormati objektivitas serta nilai-nilai kompetisi yang sehat. Bagi kami, mempersembahkan karya seni terbaik yang memadukan keindahan hutan hijau dan kemewahan songket Silungkang adalah dedikasi utama untuk menyukseskan pariwisata Sawahlunto." ujar Dedi Syahendry dengan penuh keyakinan.
Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (SISSCa) 2026 resmi masuk ke dalam daftar Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Event tahunan kebanggaan Sumatra Barat ini pertama kali dicetuskan dan dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Sawahlunto pada tahun 2015. Sejak saat itu, SISSCa konsisten digelar setiap tahun untuk mempromosikan keindahan dan pelestarian Songket Silungkang ke tingkat dunia.
Tim Liputan Salingka Dewan Mengabarkan.