Sawahlunto, 15 September 2026 — Pemerintah Kota Sawahlunto mendorong penguatan kolaborasi dalam pengembangan sistem pembelajaran wisata interaktif sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemanfaatan potensi kota warisan dunia bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Lokakarya Co-creation Sistem Pembelajaran Wisata Interaktif Sawahlunto (Onsite Team Project Hiroshima University x Kota Sawahlunto) yang dilaksanakan di Saka Ombilin, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala OPD terkait, Direktur BUMN/BUMD, jajaran Dinas Kebudayaan, pelaku usaha, pelaku ekonomi kreatif di Kota Sawahlunto, serta tamu undangan lainnya. Lokakarya tersebut menjadi wadah untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam membahas pengembangan pembelajaran wisata yang interaktif, inovatif, dan relevan dengan karakteristik Sawahlunto sebagai kota warisan dunia.
Plt. Kepala Dinas Kebudayaan Kota Sawahlunto menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ibu Wulandari yang telah memilih Kota Sawahlunto sebagai bagian dari penelitian dan pengembangan pembelajaran. Menurutnya, sebagai kota warisan dunia, Sawahlunto membutuhkan kontribusi dari berbagai pihak, baik pemerintah, pelaku usaha, peneliti, maupun pemangku kepentingan lainnya, sehingga diperlukan strategi, inovasi, kolaborasi, dan kerja sama yang berkelanjutan.
“Sebagai kota warisan dunia, diperlukan berbagai kontribusi dari semua pihak. Tentu kita harapkan strategi, inovasi, kolaborasi dan kerja sama untuk mewujudkan sebuah kota warisan dunia yang betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sawahlunto maupun pelaku-pelaku UMKM di Kota Sawahlunto,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap diskusi dalam lokakarya tersebut dapat menghasilkan saran dan rekomendasi bagi pemerintah daerah, pihak swasta, maupun lembaga lainnya untuk memahami langkah-langkah yang perlu ditindaklanjuti secara bersama-sama. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi dalam pengembangan sistem pembelajaran wisata interaktif yang mampu mendukung pelestarian warisan dunia, memperkuat sektor pariwisata, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pelaku ekonomi kreatif di Kota Sawahlunto. (van_kominfoSwl)