MoU Polres & Pemko, Pelajar Sawahlunto Yang Berminat Masuk Kepolisian Dapat Kemudahan

SAWAHLUNTO, HUMAS – Bertujuan untuk meningkatkan kualitas rekrutmen anggota Polri, Kapolri mengeluarkan instruksi agar diadakan kegiatan persiapan seleksi kepolisian yang melibatkan unsur Pemerintah Daerah setempat. Menindaklanjuti instruksi ini, Polres Sawahlunto bersama Pemko “kota pusaka” tersebut mewujudkannya dalam bentuk kerjasama (MoU) yang ditandatangi Kapolres AKBP. Zamroni Wibowo bersama Walikota Ali Yusuf, disaksikan unsur musyawarah pimpinan daerah (muspida) setempat, Sabtu (30/09).

Bentuk kerjasama ini adalah adanya sosialisasi dan pembinaan (pembekalan) bagi para pelajar yang berminat untuk menjadi anggota Polri. Adanya hal tersebut akan menimbulkan berbagai kemudahan bagi para calon polisi tersebut. Antara lain, mereka bisa lebih siap menghadapi seleksi di Akademi Kepolisian, karena di sosialisasi dan pembinaan ini mereka telah diberitahu dan dilatih untuk menjalani seleksi tersebut.

Pelajar yang berminat cukup mendaftar dan kemudian mengikuti kegiatan yang difasilitasi Pemko dengan pemateri dan instruktur teknis langsung dari Polres.

Sebenarnya, dari tahun 2016 lalu kegiatan seperti itu sudah dimulai di Sawahlunto. Hanya saja kegiatan masih berbentuk pembinaan jasmani dan belum ada kerjasama secara formal berbentuk MoU. Pada waktu itu dilakukan dengan inisiatif Walikota Ali Yusuf bersama Kapolres Riyadi Nugroho.

Walikota Ali Yusuf menyampaikan adanya kerjasama ini adalah peluang emas yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pelajar yang ingin masuk kepolisian. “Ini merupakan peluang. Ada kemudahan yang didapat dengan fasilitasi Pemko dan bimbingan Polres. Nggak usah takut ada info yang mengatakan mau masuk polisi harus bayar sekian puluh juta. Dengan kerjasama ini, masuk gratis, tinggal ikuti sosialisasi dan pembinaannya. Nanti dikasih tahu tahapan seleksi seperti apa dan bagaimana cara untuk lolos seleksinya oleh Polres”, tutur Ali Yusuf.

Sementara, Kapolres AKBP. Zamroni Wibowo mengatakan bahwa kerjasama ini juga merupakan bentuk sinergitas Polri dengan pemerintah daerah setempat. “Ini kan manfaatnya tidak hanya untuk peningkatan kualitas rekrutmen anggota Polri saja, tapi juga memberikan kemudahan bagi para generasi muda yang berminat menjadi polisi”, pungkas dia. (*)

Please follow and like us:




ARTIKEL LAIN